Penyakit Pada Sistem Reproduksi

Penyakit Sistem Reproduksi Yang Sangat Berbahaya

Resep Sehat – Penyakit Pada Sistem Reproduksi – Sitem Reproduksi merupakan organ tbuh yang sangat penting bagi kita, tak ayal banyak sekali orang yang menjaga sistem reproduksi dengan begitu hati-hati. Namun yang ditakutkan adalah Penyakit yang menyerang pada sistem reproduksi manusia. Penyakit Sistem Reproduksi merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit seperti ini sangatlah banyak dan haruslah anda waspadai. Penyakit ini akan meliputi tumor, kanker, maupun penyakit kista. Namun ada kalanya penyakit pada sistem reproduksi diselingi dengan penyakit lainnya.Dengan begitu penyakit ini sangatlah berbahaya bila tidak dilakukan dengan hati-hati, perlu penanganan secara khusus karena berhubungan dengan organ intim wanita.

Penyakit Sistem Reproduksi Yang Sangat Berbahaya

Penyakit Pada Sistem Reproduksi – Kelainan atau penyakit pada sistem reproduksi dapat disebabkan oleh fertilisasi atau karena serangan virus atau bakteri. Kelainan atau penyakit pada sistem reproduksi, diantaranya:

Kanker Ovarium

Selain dari kanker leher rahim, endometriosis, dan juga hamil anggur, penyakit sistem reproduksi yang berbahaya lainnya adalah kanker ovarium. Apa itu kanker ovarium? Kanker Ovarium adalah kanker yang menyerang bagian ovarium. Kanker ini muncul pada orang yang sudah menopause atau orang yang sudah berusia lanjut.Kanker ini sangat mematikan karena sudah terbukti bahwa dalam penelitian menyebabkan 140 ribu orang mati karena kanker ovarium per tahunnya. Gejala kanker ovarium ditandai dengan gejala seperti :

  • Sering merasa kekenyangan
  • Sering muntah dan buang air besar
  • Kembung terus-menerus
  • Terjadi pendarahan pada vagina
  • Berat badan turun secara signifikan
  • Sering merasa lelah dan sakit kepala
  • Sering marasakan nyeri di perut
  • Ukuran perut semakin besar
  • Susah makan atau tidak nafsu makan

Kanker Leher Rahim

Penyakit Pada Sistem Reproduksi Kanker leher rahim adalah kanker yang menyerang leher rahim pada perempuan dewasa. Layaknya semua kanker, kanker leher rahim terjadi ditandai dengan adanya pertumbuhan sel-sel pada leher rahim yang tidak lazim (abnormal). Tetapi, sebelum sel-sel tersebut menjadi sel-sel kanker, terjadi beberapa perubahan yang dialami oleh sel sel tersebut. Perubahan sel-sel tersebut biasanya memakan
waktu sampai bertahun-tahun sebelum sel-sel tadi berubah menjadi sel-sel kanker.

Perubahan awal yang terjadi pada sel leher rahim tidak selalu merupakan suatu tanda-tanda kanker. Perubahan sel-sel kanker, selanjutnya dapat menyebabkan pendarahan di antara masa menstruasi. Jika seseorang mendapatkan tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan ke dokter. Pada umumnya, setelah dilakukan pemeriksaan yang teliti, hasilnya tidak selalu positif kanker.

Seperti penyakit yang lain, jika perubahan awal dapat dideteksi seawal mungkin, tindakan pengobatan dapat diberikan sedini mungkin.
Beberapa hal yang dapat kamu lakukan untuk menghindari kanker leher rahim adalah:

  • Tidak merokok. Data statistik melaporkan bahwa resiko terserang kanker leher rahim akan menjadi lebih tinggi jika wanita merokok.
  • Melaporkan adanya gejala-gejala yang tidak normal, seperti adanya pendarahan di antara masa menstruasi.

Jika anda ingin mencegah penyakit seperti ini terus menjadi parah bahkan naik status stadiumnya, cara pencegahannya dengan melakukan skrining dan diberikan vaksinasi. Pada negara yang sudah maju seperti di eropa peyakit ini sudah turun karena mereka sudah menggunakan program deteksi sedini mungkin dengan pap smear. Apa itu pap smear? yakni pemberian vaksin pada wanita yang berusia 10 sampai dengan usia lanjut dengan suntikan sebanyak tiga kali, yaitu pada bulan nol, satu, dan bulan ke enam.Dari penelitian tersebut dihasilkan bahwa vaksin tersebut berfungsi sangat baik pada wanita 10 tahun keatas. Namun sangat di sayangkan ketika ingin melakukan vaksinasi ini terbilang biayanya sangat mahal. Maka dari itu untuk mencegah secara alami alngkah baiknya merawat dengan sebaik-baik mungkin. Dan bila terjadi kanker leher rahim disarankan untuk tidak mengkonsumsi obat yang berefek khusus terhadap tubuh, dan dokter aladin sarankan untuk mengkonsumsi obat herbal, sehingga tidak akan membuat anda mengalami efek ketergantungan.

  1. Endometriosis

Endometriosis adalah penyakit pada sistem reproduksi wanita karena jaringan endometrium tumbuh di luar rahim. Dalam keadaan normal, endometrium hanya ditemukan di dalam lapisan rahim. Endometriosis dapat diturunkan dan lebih sering ditemukan pada keturunan pertama (ibu, anak perempuan, saudara perempuan). Faktor lain yang meningkatkan resiko terjadinya endometriosis adalah memiliki rahim yang abnormal, melahirkan pertama kali pada usia di atas 30 tahun, dan kulit putih.

Gejala Endometriosis pada umumnya tidaklah mematikan, namun penyakit yang terbilang menahun ini dapat menyebabkan gejala yang sangat mengganggu aktifitas anda. Gejala yang paling sering penderita rasakan adalah sakit yang teramat terasa pada saat kita mengalami menstruasi. Selain dari rasa sakit pada saat menstruasi, penyakt ini menyebabkan sakit pada saat BAB ataupun juga pada saat buang air kecil, tidak hanya itu ketika anda mengalami penyakt ini anda kan mengalami kesakitan saat berhubungan seks dengan suami anda.

Namun ada kalanya penyakit ini akan mengalami tanda pendarahaan saat menstruasi yang sangat berlebih, atau pun bisa muncul pendarahan di tinja dan urine anda. Maka dari itu walaupun penyakit ini tidak mematikan ada bainya anda harus berhati-hati. Bila terjadi hal demikian segeralah berkonsultasi dengan dokter.

Endometriosis dapat menyebabkan hal-hal berikut:

  •  Nyeri di perut bagian bawah dan di daerah panggul.
  •  Menstruasi yang tidak teratur.
  •  Kemandulan.

Endometriosis dapat diobati dengan beberapa cara, tergantung kepada tingkat penyakitnya. Pilihan pengobatan untuk endometriosis di antaranya adalah:

  •  Obat-obatan yang menekan aktivitas ovarium dan memperlambat pertumbuhan jaringan endometrium.
  • Pembedahan untuk membuang sebanyak mungkin endometriosis.
  •  Kombinasi obat-obatan dan pembedahan.
  •  Histerektomi, seringkali disertai dengan pengangkatan tuba fallopi dan ovarium.

       2. Hamil Anggur

Hamil anggur mungkin sering anda dengar, penyakit pada sistem reproduksi ini menyerang pada perkembangan yang ada pada janin lagsung. Hamil anggur merupakan kehamilan yang gagal, mengapa disebut kehamilan gagal?. karena erjadinya kelainan pada saat proses perkembangan yang ditunjukan sel telur ketika sudah dibuahi, sehingga gagal tumbuh menjadi seorang bayi. Sel telur dengan plasenta yang tidak mampu untuk berkembang ini akan menyebabkan kista (hanya gelembung cairan) maka dari itu kehamilan ini disebut hamil anggur, karena gelembung-gelembung cairan tersebut menyerupai anggur. Penyakit ini harus segera ditangani dan sesegera mungkin harus dibersihkan sehingga tidak akan mengalami penyakit kista yang berbahaya.

       3. Gejala hamil Anggur

Pada saat anda mengalami hamil anggur maka pada awalnya anda akan mengalami gejal seperti berikut:

  • Mual atau muntah yang sangat parah
  • Pendarahan vagina, pada saat trimester pertama
  • Akan muncul kista yang menyeruoai anggur dari vagina
  • Merasakan nyeri tulang panggul
  • Rahim yang tampak lebih besar daripada usia kandungan anda
  • terdeteksi kista ovarium
  • Darah tinggi
  • Anemia
  • Hipertirodisme

Sekian artikel yang dapat sampaikan, semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua.

Baca artikel lainnya : Keputihan Berwarna Putih Susu Apakah Tanda Hamil

Komentar

Komentar

error: Content is protected !!