7 Cara Mengatasi Fibroid Rahim Secara Alami dan Aman

7 Cara Mengatasi Fibroid Rahim Secara Alami dan Aman – Rahim atau uterus adalah salah satu organ reproduksi terpenting bagi wanita. Dimana dari organ inilah wanita akan mengalami pembuahan sebelum akhirnya hamil atau mengandung. Namun sayangnya ada saja hal yang dapat memicu terjadinya gangguan pada rahim, salah satunya fibroid rahim.

7 Cara Mengatasi Fibroid Rahim Secara Alami dan Aman | Resep Sehat

Apa itu fibroid rahim ?

Fibroid rahim adalah tumor jinak yang terjadi di bagian atas atau di dalam otot rahim. Dimana satu sel membelah diri secara berlebihan dan terus berkembang menjadi sebuah massa solid yang terpisah dari bagian rahim. Meski fibroid termasuk jenis tumor jinak, namun tumor ini dapat berkembang menjadi sebuah atau beberapa bagian dengan ukuran yang bervariasi.

Fibroid merupakan salah satu penyakit atau gangguan yang sering menyerang mereka pada usia antara 40-50 tahun. Selain itu, diperkirakan hampir 60% wanita di dengan usia di atas 50 tahun menderita uterine fibroid.

Gejala

Apa saja gejala fibroid rahim ?

Saat tumor ini berukuran kecil, maka tidak akan menimbulkan gejala. Tetapi, saat tumor ini telah berukuran cukup besar, maka akan menyebabkan adanya pendarahan. Dan mengakibatkan lebih banyak darah yang keluar saat haid. Hal ini karena tumor yang berukuran besar akan menyebabkan adanya tekanan pada kandung kemih. Sehingga menyebabkan adanya benjolan pada perut layaknya orang yang sedang hamil atau mengandung.

Selain adanya benjolan, kondisi ini juga biasanya disertai dengan gejala lainnya. Seperti :

  • Sering buang air kecil
  • Menyebabkan terjadinya nyeri punggung, nyeri panggul, nyeri saat berhubungan seksual, bahkan sembelit.
  • Tegang pada bagian panggul yang cukup parah.

Apakah fibroid rahim bisa menyerang saat masa kehamilan ?

Dalam beberapa kasus, fibroid bisa menyerang saat masa kehamilan. Dimana tumor ini dapat menyebabkan sejumlah komplikasi saat masa kehamilan. Seperti membuat plasenta janin mengalami kekurangan oksigen, menggeser posisi janin, sampai menyulitkan ibu untuk melahirkan secara normal. Meski demikian, namun janin masih bisa berkembang secara normal.

Perlu diketahui juga, tumor atau fibroid akan tumbuh lebih cepat selama masa kehamilan.

Penyebab dan faktor risiko

Apa penyebab fibroid rahim ?

Sampai saat ini medis atau pun para peneliti masih belum bisa memastikan apa penyebab fibroid rahim secara signifikan. Akan tetapi, ada beberapa faktor yang diduga mampu mempengaruhi terjadinya atau adanya fibroid ini. Antara lain :

  • Perubahan genetik. Fibroid multipel dapat menyebabkan terjadinya perubahan pada sel otot rahim yang normal. Pasangan keluarga muda dan pasangan kembar identik memiliki risiko lebih tinggi terhadap fibrosis dari pada mereka yang kembar fraternal.
  • Estrogen dan progesteron. Keduan hormon ini bisa merangsang pertumbuhan endometrium selama siklus menstruasi untuk mempersiapkan kehamilan. Tampaknya hormon tersebut telah memberikan kontribusi atau pengaruh dalam membantu perkembangan fibroid. Fibroid memiliki reseptor estrogen dan progesteron yang lebih banyak daripada sel-sel otot dan rahim normal. Sehingga cenderung mengecil setelah menopause akibat produksi hormon yang menurun.
  • Faktor lainnya. Ada beberapa faktor yang membantu menjaga keadaan homeostasis tubuh, salah satunya zat semacam insulin yang dapat mempengaruhi pertumbuhan fibroid.

Faktor risiko

Selain beberapa faktor diatas, ada beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko wanita mengalmi fibroid rahim. Berikut di antanya :

  • Usia. Fibroid rahim umumnya menyerang wanita yang berusia antara 40-50 tahun. Namun, setelah masa manopause, tumor akan mengecil.
  • Genetik/turunan. Wanita yang memiliki riwayat keluarga mengidap fibroid rahim, memiliki risiko tinggi mengalami hal yang sama.
  • Ras. Ras biasanya identik dengan warna kulit. Dimana wanita yang berkulit hitam memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit ini. Meski usianya masih terbilang muda dan ukuran tumornya pun akan lebih besar.
  • Faktor lainnya. Beberapa faktor seperti menstruasi diusia dini, banyak mengkonsumsi daging merah, kurang makan sayur dan buah, serta sering minum alkohol/bir. Juga akan meningkatkan risiko adanya fibroid rahim.

7 Cara Mengatasi Fibroid Rahim Secara Alami dan Aman

Meskipun fibroid rahim merupakan jenis tumor jinak dan tidak berbahaya. Namun tetap saja harus segera mendapatkan pengobatan. Hal ini karena selain adanya rasa ketidaknyamanan, dalam kasus parah fibroid rahim bisa mengakibatkan perdarahan.

Salah satu cara mengatasi fibroid rahim yang bisa anda coba adalah dengan menggunakan bahan atau ramuan alami. Berikut 7 cara mengatasi fibroid rahim secara alami dan aman. Antara lain :

1. Teh hijau

Cara mengatasi fibroid rahim secara alami yang pertama adalah dengan menggunakan teh hijau. Dari hasil penelitian, menunjukan bahwa ekstrak yang ada dalam teh hijau bisa meringankan tingkat keparahan dari gejala fibroid. Selain itu, penelitain ini juga menyatakan bahwa wanita yang mengkonsumsi ekstrak teh hijau mengalami gejala fibroid yang lebih ringan. Dan ukuran fibroidnya pun menyusut hingga 32,6%.

2. Chasteberry

Chasteberry atau dikenal dengan Vitex agnus-castus adalah salah satu tanaman yang banyak tumbuh di kawasan Eropa Selatan dan daerah Mediterania. Tanaman ini dipercaya mampu menjaga keseimbangan hormonal, menurunkan tingkat estrogen dan mengurangi peradangan. Sehingga chasteberry dipercaya menjadi salah satu cara mencegah dan mengatasi fibroid rahim secara alami.

3. Bawang putih

Sifat antioksidan dan anti-inflamasi yang ada dalam bawang putih mampu mencegah dan mengatasi pertumbuhan tumor dan fibroid rahim. Oleh sebab itu, disarankan agar anda mengkonsumsi bawang putih sebanyak 3-5 siung perharinya. Untuk menghilangkan rasa atau aroma bawang putih itu sendiri, anda juga bisa membarenginya dengan meminum segelas susu.

4. Akar burdock

Cara mengatasi fibroid rahim secara alami yang lainnya adalah dengan menggunakan akar burdock. Akar burdock akan membantu mengurangi ukuran fibroid. Hal ini karena akar burdock mampu meningkatkan kemampuan hati untuk metabolisme estrogen. Sehingga mengurangi fibroid. Selain itu, kandungan lignan arctigenin yang ada pada akar burdock juga dapat membantu mengurangi ukuran fibroid dan mengambat pertumbuhan tumor.

5. Susu

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Boston Univercity of Medicine. Mengemukakan bahwa wanita yang berkulit hitam yang mengkonsumsi susu sebanyak 4 gelas dalam sehari mampu menurunkan fibroid rahim sebesar 30%.

Anda juga dapat mencamprkan susu dengan sirup gula molase hitam. Sehingga semakin kaya zat besi dan nutrisi lainnya, membantu memerangi anemia yang mungkin timbul dari perdarahan berat karena fibroid. Meskipun tidak terbukti secara ilmiah, sirup gula molase hitam juga dipercaya untuk membantu mengatasi fibroid rahim secara alami.

6. Cuka sari apel

Cuka sari apel dapat membantu dalam mengurangi gejala fibroid. Hal ini karena cuka sari apel akan memantu mengelurkan racun dari dalam tubuh dan membantu mempercepat hilangnnya lemak. Selain itu, cuka sari apel juga dipercaya mampu mengecilkan tumor fibroid.

7. Milk thistle

Cara mengatasi fibroid rahim secara alami yang terakhir adalah dengan milk thistle. Milk thistle akan membantu anda dalam menyingkirkan esterogen yang berlebiahn. Esterogen adalah hormon reproduksi yang merangsang sel-sel untuk melepaskan faktor pertumbuhan. Yang kemudian memberikan kontribusi untuk pertumbuhan fibroid.

Itulah 7 cara mengatasi fibroid rahim secara alami dan aman. Semoga dengan adanya informasi ini bermnfaat untuk anda.

Baca juga :

Komentar

Komentar

error: Content is protected !!